“Bicycle races are coming
your way, so forget all your duties, oh yeah~”
Queen-
Bicycle race
.
.
.
Hallo
Semua,
Bulan
lalu saya dan teman-teman satu komunitas sepeda di Palembang melakukan trip ke
Pulau Kemaro. Seperti biasa jadwal kita gowes adalah minggu pagi, tapi kali ini
kami memilih untuk gowes ke pulau kemaro, yah mungkin karena cari suasana baru
setelah penat dengan pekerjaan dari senin – jum’at. But anyway ternyata kami yang orang Palembang ini, juga ada yang
belum pernah ke Pulau Kemaro. Jadilah dari rumah, kami start dari jam 06.00 pagi
untuk gowes sampai ke dermaga penyebrangan menuju pulau kemaro.
Buat
kalian yang belum pernah denger, Pulau
Kemaro adalah salah satu destinasi wisata yang ada di kota Palembang. Terletak
di delta sungai musi , sekitar 6 Km dari jembatan ampera. Akses menuju kesana
biasanya transportasi air , hanya pada saat perayaan “Cap Go Meh” ada jembatan
yang dibuka menuju pulau kemaro. Letaknya di daerah industri, yaitu diantara
pabrik PT. Pupuk Sriwijaya dan PT. Pertamina. Di pulau kemaro terdapat vihara
cina (klenteng Hok Tjing Rio), selain
itu terdapat juga kuil Budha yang sering dikunjungi oleh umat budha untuk
beribadah. Pulau Kemaro diberi nama demikian karena walaupun sungai musi sedang
pasang, pulau ini tidak pernah terkena dampak banjir atau air pasang (selalu
kering). Daya tarik pulau kemaro ada pada pagoda 9 tingkat yang terletak di
tengah-tengah pulau kemaro. Yah kurang lebih itu sedikit tentang pulau kemaro.
| Pulau Kemaro |
| Legenda pulau kemaro, boleh percaya boleh enggak sih |
Start
dari pagi sekali kemudian mulai gowes kurang lebih 12 Km sampai ke dermaga,
dari kampung kapitan kami naik boat
untuk menuju ke pulau kemaro. Apa kabar dengan sepedanya? Tentu sepedanya tetap
diajak naik ke atas boat dong.
Setelah nego dengan si bapak pengendara boat,
akhirnya deal harga sewa boat PP Rp. 150.000,-. Perjalanan dari
dermaga ke pulau kemaro menempuh kurang lebih 40 menit. Selama 40 menit tentu
kami disuguhkan dengan pemandangan khas kota Palembang dari view sungai musi, kami melewati jembatan
ampera yang menjadi icon kota Palembang.
Kemudian , kami juga melewati jembatan musi IV yang baru dibangun akhir tahun
2018 kemarin. For Your Information,
jembatan musi IV dibangun untuk mengurangi kemacetan kota Palembang dari daerah
ilir ke daerah ulu. Daerah Ilir dan Ulu dipisahkan oleh sungai musi yang
biasanya bisa di akses lewat jembatan ampera. Saat ini titik kemacetan kota Palembang
dari daerah ilir ke ulu sudah bisa dikurangi dengan adanya jembatan musi IV ini dan juga dengan adanya
pembangunan LRT (tepat disamping jembatan ampera) yang bisa digunakan untuk
transportasi umum alternatif menuju ke daerah ulu. Daerah ilir biasanya dikenal dengan seberang
ilir, di wilayah ini terdapat pusat pemerintah kota dan provinsi. Relatif lebih
maju bila dibandingkan dengan seberang ulu (daerah ulu), namun saat ini
pemerintah kota dan provinsi sudah mulai membangun daerah seberang ulu agar
tidak terdapat ketimpangan yang terlalu banyak lagi, salah satunya akses menuju
kesana lebih variatif.
| Here we are... Pulau Kemaro |
Terakhir
saya ke pulau kemaro adalah tahun 2006, sudah banyak sekali perubahan dari
tahun 2006. Kalo kalian ingin piknik atau berlama-lama bersantai di pulau
kemaro tidak usah takut kelaparan. Karena
sekarang sudah banyak orang-orang yang berjualan disana. Disana juga ternyata
ada sewa sepeda untuk kalian yang mau berkeliling pulau kemaro. (Kalo harga
sewanya kemarin lupa tanya karena kita bawa sepeda sendiri,hehe). Yang jelas
pulau kemaro sekarang lebih terawat dibandingkan dengan pertama kali saya
kesana. Buat turis lokal bisa juga beli souvenir kota Palembang disini, karena
sudah tersedia beragam pernak-pernik lucu dijual disini. Oh iyaah… pada saat
kalian mampir ke pulau kemaro jangan lupa untuk foto di depan pagoda 9 tingkat
yang jadi icon nya pulau kemaro.
Kalian bisa foto sendiri dengan kamera handphone
masing-masing, tapi gak ada
salahnya juga untuk bantuin babang tukang foto lokal disana cari rejeki. Selembar
foto Cuma RP. 10.000,- dan langsung dicetak. Bisa jadi kenang-kenangan kan.
| Souvenir disini juga udah ada yang jual, saya juga kaget sih padahal masih pagi banget. |
Puas
main-main di pulau kemaro, karena hari sudah cukup siang akhirnya kami langsung
memutuskan untuk pulang. Eitss, tapi
ritual yang gak pernah boleh ketinggalan adalah wisata kuliner. Biar ada tenaga
yang cukup buat gowes 10 Km lagi, sepiring laksan cukup lah buat amunisi buat
gowes sampe ke rumah. By the way, saya bersyukur bisa ketemu
komunitas sepeda ini di kota Palembang dan deket banget meeting point nya dari rumah. haha
Ternyata
gowes itu banyak manfaatnya loh gaes,
bukan sekedar olah raga aja selain kita dapet sehat, kita juga bisa dapet fun – nya. Seperti halnya olah raga lainnya,
bersepeda juga bisa menurunkan tingkat stress,
menambah tingkat konsentrasi dan fokus kita, menurunkan resiko kanker dan
diabetes, menyehatkan tulang, mengatasi insomnia dan yang penting adalah
meningkatkan kekuatan otot.
Hayooo..
masih mikir buat olahraga? Your body is
your lifetime investment. Lets gowes!
Regards,
FA