Sabtu, 23 Maret 2019

"SEBUAH SENI UNTUK BERSIKAP BODO AMAT" , Buku Tentang Apa sih itu?

Hai Millennials...

Akhir-akhir ini kita sudah sangat akrab dengan yang namanya internet , media sosial dan era digital. Sadar gak sadar sebenernya era digital terutama media sosial membentuk cara kita berpandangan dan berperilaku. Saat ini yang paling banyak digandrungi oleh kaum millennial adalah instagram, eiiits tapi ternyata dilansir dari www.idntimes.com bahwa instagram adalah salah satu media sosial yang paling buruk untuk kesehatan mental. Pernah ngerasa gini gak sih, pas pasang foto jalan - jalan dikira  pamer, atau pasang foto lagi nongkrong pas weekend sama temen-temen lama dikira sosialita/hedon, atau ini deh pasang quotes isinya "Doa" dikira galau atau sok alim. Pokoknya rasanya pasti ada aja persepsi miring  tentang apa yang kita post. Pasang foto pemandangan alam, ada aja komentar nanyain "Kenapa belum ini? Kenapa belum itu? Sementara kenal aja enggak terlalu , seolah-olah nge-judge dia udah paling tahu banget sama pribadi kita. Yah... namanya netijen yang maha benar, mau komen apa aja dah. Bebas.
 
Kalo kalian pernah ngerasain hal yang sama kaya contoh yang aku tulis di atas, tenaaaang kalian gak sendirian. Aku udah gugling banyak banget sumber yang pernah ngerasain hal yang sama. Capek mikirin komen orang ehhh akhirnya ketemu buku yang keren banget menurut aku.

"Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat" oleh  Mark Manson.


Tentang apa sih bukunya? Intinya adalah persepsi kita sendiri. Yang mengizinkan kita kecewa, marah, sakit hati itu kita sendiri. Kita sendiri yang bertanggungjawab atas apa yang terjadi dalam diri kita termasuk suasana hati kita. Keadaaan itu netral, tinggal bagaimana cara kita berpersepsi, cara kita menyikapinya, dan bagaimana sudut pandang kita terhadap keadaan itu. Kita bukan malaikat, kita cuma manusia biasa yang pasti punya salah. Karena kita tidak bisa menyenangkan setiap orang. Pasti ada aja yang kecewa atau marah sama kita karena sikap kita. Tinggal bagaimana caranya kita bereaksi terhadap respon mereka itu. Sedikit sikap bodo amat pasti bisa membantu mendamaikan hati karena kita tidak harus memikirkan hal-hal yang terlalu kompleks. Positif thinking pada setiap keadaan itu hukumnya wajib supaya hati selalu damai. Ingaaat... Setiap kejadian itu bukankah Allah ijinkan, jadi kalo ada yang nyakitin kita, ngecewain kita kalo Allah ijinkan yaaah itu pasti terjadi, tapi kan balik lagi, gimana caranya kita bereaksi.

Kenapa kita kadang merasa kecewa? Karena kita terlalu mengurusi segala hal - ketika kita memperhatikan setiap orang dan setiap hal (a.k.a kepo lah gitu yah)- Kita akan senantiasa merasa bahwa kita berhak merasa nyaman dan bahagia kapan saja , bahwa semuanya harus sama persis dengan apa yang kita inginkan.
That's it! Clear kan?

Sebagian besar dari kita, sepanjang hidup, memberikan terlalu banyak perhatian untuk situasi yang sebenarnya tidak layak dipedulikan. Contoh, kita terlalu gusar pada petugas pom bensin yang mukanya jutek dan kasar yang memberikan uang receh untuk kembalian. Kita terlalu risau ketika program TV yang ada sekarang tidak terlalu banyak yang informatif, malah kebanyakan infotainment, atau kita kesal karena rekan kerja atau tim yang gak terlalu "behave" sama kita, atau bahkan kita jadi galau karena pesan WA kita ga dibales atau cuma di read doang. 
What a unimportant thing! 

Ingat semuanya netral, keadaan itu bisa jadi positif atau negatif, ya dari mindset kita masing-masing. So, kalo pesen WA kamu gak dibaca atau gak dibales, So What? Apakah itu adalah sebuah kegagalan dalam hidup kalian? Nope. Gak ada relevansinya sama sekali, kita cuma terlalu fokus pada hal yang gak sesuai dengan yang kita harapkan. Tapi kita lupa bahwa ada banyak hal yang perlu di coba dan ada banyak tantangan di depan yang harus di challenge sama diri kita.
Generasi millennial harusnya bukan generasi yang punya mental semacam remah-remah rempeyek, mudah rapuh karena hal-hal sepele. Ada banyak hal yang lebih penting untuk dipikirkan.

Yang amat sangat masuk ke benak aku pas baca buku ini adalah ini :
"Dalam hidup kita, mau tidak mau, suka tidak suka, yang namanya penyesalan,kerugian,  kegagalan, bahkan kematian itu pasti terjadi.Karena begitu kita nyaman dengan semua "tahi"{Percayalah akan ada sangat banyak} (istilahnya dibuku ini sih gak di sensor) , maka kita akan menjadi tak terkalahkan pada level spiritual."
  
So, Nasehat buat diri sendiri juga sih dan terutama kaum millennial. Kita harus punya mental yang lebih kuat dari kerupuk atau rempeyek. Jangan gampang baper, apalagi rapuh. Because so much chance is waiting for you guys. 

Regards,
F.A 

Sabtu, 16 Maret 2019

Nasehat Untuk Diri Sendiri

Setiap orang pasti merasakan kegagalan dan kecewa dalam hidup. Terkadang kita sebenarnya hanya butuh sedikit ikhlas terhadap apa yang terjadi dalam hidup kita. usia 22 tahun mungkin adalah pelajaran berharga dan aku banyak belajar dari situ. Dari kejadian itu, aku belajar ikhlas dan tidak terlalu berharap dengan makhluk. Sedetik saja hati manusia bisa berubah kalau Tuhan sudah menghendaki. Tuhan menggenggam hati manusia dan Dia menggerakkan hati siapapun yang Dia kehendaki. Tulisan ini aku tulis bukan karena kisah yang akan tuliskan ini sangat berharga, tidak sama sekali. Karena kisah yang sudah selesai menurutku sudah selesai. Namun dari setiap kejadian setidaknya ada pelajaran dan hikmah yang bisa didapat.

Aku tidak terlalu percaya dengan LDR dari awal, karena sebuah hubungan itu dibangun dari komunikasi dan kepercayaan. Sekarang sih mungkin sudah amat sangat gampang untuk komunikasi antar pulau, cukup video call saja kita bisa tahu orang yang kita telpon dimana. Mungkin ini yang dinamakan hukum "Law of Attraction", Sekali dari awal sudah ragu akan bertahan dengan LDR seketika semestapun meng-amini pikiran bawah sadar kita.

Di usia 22 tahun, dimana saat itu aku baru dapet kerjaan dan harus di tempatkan di kota yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya dan aku tidak punya keluarga disana. PR besar buat aku saat itu harus beradaptasi dengan lingkungan baru, sebagai anak tunggal yang kemana-mana aku gak pernah dibolehin pergi sendirian, ada ketakutan dan kecemasan tersendiri untuk explore kota baru tempat tinggal ku saat itu. Ketika saat itu teman curhat dan cerita yang paling dipercaya selama 3 tahun terakhir mengingkari komitmennya untuk ke hati yang lain. Rasanya pasti sakit, air mata pastinya gak bisa berhenti mengalir. Orang yang dipikir paling mengerti aku, kurang dan lebihnya aku tiba-tiba hilang bak ditelan bumi, gak bisa dihubungi sama sekali. Tidak ada kata selesai hanya hilang kabar. Mungkin hampir berminggu-minggu istikharah namanya yang selalu disebut ke Tuhan. Cuma memang jawaban istikharahnya tidak mengarah kesana, malah dibuat semakin jauh. Saat itu lah aku belajar ikhlas bahwa apapun yang sudah kita kerjakan tetap Tuhan yang menentukan. Jawaban istikharah baru aku bisa dapatkan clear setelah 2 tahun. kenapa gak jadi sama orang yang dulu nya aku anggap paling mengerti personality ku. Rasanya kalau tahu dari awal kenapa harus ada air mata yang keluar berminggu-minggu karena kejadian itu.

Pelanggaran komitmen atau yang biasa kita dengar pengkhiatan, kedengarannya menyakitkan. Tapi ini mungkin skenario Tuhan supaya aku bisa belajar seikhlas ini. Tidak terlalu berharap dengan mahkluk. Apapun yang sudah kita upayakan sekuat tenaga kalo Tuhan bilang dia bukan takdirmu tidak akan terjadi. Tuhan tahu skenario yang paling terbaik untuk umatnya masing-masing.
Sekarang sudah 7 tahun berlalu, apa aku tidak pernah mencoba suatu hubungan baru? Salah besar, kejadian kemarin tidak serta merta menghentikan harapan-harapanku tentang cinta. Cuma mungkin selama 7 tahun ini, aku sedang berdamai dengan masa lalu dan sambil berdiskusi dengan diri orang seperti apa yang mau aku cari, orang seperti apa yang aku harapkan untuk mendampingi untuk melanjutkan sisa hidup. Trauma? gak juga. Cuma memang terkadang ada pikiran-pikiran diri yang Nge-block pada saat mau dekat dengan orang baru.

Kalo bukan kejadian itu, aku gak mungkin setegar ini. Aku gak mungkin se-selow ini dan sebijak ini saat dapet kejadian yang gak sesuai dengan yang aku harapkan. Cuma memang berdamai dengan ego dan sewaras ini harus continue, sama seperti iman , berdamai dengan ego juga bisa naik dan turun. Tiap levelnya turun, aku harus coba ingat lagi seberapa besar perjuanganku bisa ikhlas melewati kejadian itu. Terima kasih 2012.

Sekarang, penolakan dari orang udah aku anggap biasa. Tidak terlalu dimasukkan hati lalu baper. Setiap baper muncul semenit, seketika pikiran positif untuk mengandalkan Tuhan muncul. Tuhan adalah sebaik-baiknya penolong. Lalu, apa lagi yang harus dikhawatirkan. Khawatir tentang masa depan termasuk pertanyaan orang-orang kapan mesti ini , mesti itu, tidak terlalu dipikirkan. Karena Tuhan ku yang paling tahu kapan waktunya, ia gak akan meleset bahkan se-centimeter-pun.
Yang aku butuhkan adalah mencoba hal-hal baru yang belum pernah aku lakukan, challenge diri supaya bisa terus belajar, ketemu orang -orang baru, pergi ke tempat baru karena dari situ aku banyak belajar hal baru, bersyukur dengan setiap skenario yang Allah atur buat aku. 
Nasihat buat diri sendiri.

Regards,
F.A



Sabtu, 09 Maret 2019

Ibu, Malaikat Nyata Yang Ada di Dunia

Source : google
Pagi itu, setelah ibadah pagi tiba-tiba merasa banyak salah dengan orang tua terutama dengan ibu. Tiba-tiba terlintas dosa-dosa masa lalu sama ibu, yang sering bantah omongannya, yang sering debat, yang sering ngerepotin tiap pagi siapin sarapan dan kerjaan rumah lainnya. Aku? ya mungkin karena gak ada saudara jadi ibu rela nyiapin apapun dari hal detail sampai yang gede banget. Bahkan yang paling sering ngingetin barang-barang buat dipacking waktu perdin ke luar kota. Akhir-akhir ini mungkin karena baru dapet hidayah ya tiba-tiba nangis cecungukkan langsung minta maaf sama ibu. Si ibu kaget lah tiba-tiba anaknya keluar kamar langsung nangis minta maaf. Yang aku amaze dari jawaban seorang ibu pas aku minta maaf adalah adalah "Anak gak ada dosa loh, gak ada yang punya dosa". Seketika aku langsung pengen sujud, terus balik lagi ngobrol ke Tuhan. I thank for everything that Allah sets to me. Kita minta maaf sama ibu aja jawabannya udah bikin amaze banget kaya gitu, apalagi kita minta ampun sama Allah. Pasti dan yakin, Jawabannya luar biasa bikin melting.


source : google
Aku belum pernah jadi seorang ibu sih, cuma pernah dapet nasehat dari seorang soul sister. Waktu itu dia aku tengokin karena baru lahiran anak pertamanya. Prosesnya caesar, dia langsung bilang begini ke aku. "Dek, jangan ngelawan orang tua apalagi ibu ya, jadi ibu perjuangannya MasyaAllah". Dalam hati jleb banget. Kadang kita sadar gak sadar suka ngebantah omelannya orang tua ya. Apalagi aku, mungkin karena mereka tetep nge-treat aku sama kaya pas SMA. Padahal udah tuir begini. Tapi yah namanya ibu nalurinya tetap ibu ke anaknya. Mungkin kalo pas aku udah merasakan jadi orang tua sendiri baru ngerti sepenuhnya, why a mother is doing like that to their child? Kita terkadang sebagai anak suka un-control sama apa yang kita lakukan. Gak sadar kalo perkataan kita nyakitin hati orang tua. 


Aku, mungkin masih beruntung dibanding temen-temen yang ibu nya udah dipanggil Allah. Mungkin aku juga sama seperti mereka, kalo disuruh milih mending diomelin terus-terusan daripada harus terpisah jarak ruang dan waktu dengan ibu ya.
Setiap kita merasa beruntung, sebetulnya doa ibu kita sedang diijabah. MasyaAllah. Doa ibu itu ibarat anak panah yang melesat pasti ke sasarannya. Mustajab banget. Ridho Allah adalah ridho orang tua terutama ibu. Sekali ibu mu bilang enggak, apapun alasannya jangan pernah dibantah. Jawabannya mungkin gak bisa kamu dapet dalam waktu instan, tapi mungkin bisa makan waktu beberapa minggu, beberapa bulan sambil terus doa. Dan pas kamu dapet jawabannya, kamu akan sangat berterima kasih dengan ibu mu. Sadarkan kalian kalo hati manusia itu dikendalikan oleh Allah, jadi setiap kejadian itu diijinkan oleh Allah. Allah yang menggerakkan hari manusia termasuk ibu mu. Ibu ibarat titisan malaikat yang Allah kirimkan ke bumi untuk anak-anaknya. Menurut agama ku, Ibu adalah salah satu tiket ke syurga. Selagi tiket ke syurga mu masih ada, harusnya jangan pernah disia-siakan. Aku beruntung, tersadar saat tiket ke syurga ku masih di sampingku walaupun sadarnya telat banget. 


Lewat tulisan ini aku mau share ke temen-temen yang masih ada jarak dengan orang tua atau ibu nya, mending dari sekarang diperbaiki. Kalau sudah diperbaiki , see and value by your self pasti jalan hidup kita ngerasa lebih lancar lebih aman dan lebih beruntung.
Di Al-Isra dijelasin berkata "ah" saja dengan orang tua kita gak boleh apalagi membentak mereka. Subhanallah, Semoga Allah mengampuni dosa kita ke orang tua kita ya.
Semoga kelak kita wanita bisa menjadi ibu yang tangguh setangguh ibu-ibu kita. Aamin.

Regards,
F.A




Jalan-Jalan ke Belitung Gak Mesti Mahal

Mimpi Adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya.
Laskar Pelangi takkan terikat waktu, bebaskan mimpimu diangkasa , warnai bintang dijiwa.
Menarilah dan terus tertawa walau dunia tak seindah surga, bersyukurlah pada yang kuasa cinta kita di dunia... Selamanya... 

Replikas SD Muhammadiyah Gantong
Eiits... Bacanya gak usah sambil nyanyi gitu dong hehe. Pengalaman pribadi gara-gara nonton film ini jadi pengen banget ke belitung, kalian juga kah? Waktu film itu diputar di bioskop , itu pas banget dengan jadwal KP dan riset di kampus, abis nonton film itu motivasi untuk ngelarin kuliah makin jadi. Dari film itu aku belajar gimana sosok si "Lintang" yang punya kemampuan / potensi harus terpaksa berhenti sekolah demi menghidupi adik-adiknya. Sementara aku saat itu gak ada alasan kayaknya buat males-malesan sekolah.
Dari situ akhirnya kesampaianlah kesana di tahun 2019, MasyaAllah butuh waktu yang lama yah tapi belitung tetep keren.dt

Jadi buat kalian yang pengen tahu ni budget ke belitung aku sharing sedikit supaya kalian yang udah punya rencana bisa prepare dan ada gambaranlah yah.
Secara tiket pesawat sekarang agak mahal, so aku gak bahas tiket pesawatnya ya.
Kemarin kita dapet kosan buat nginep selama disini, semalem harganya Rp. 100rb , fasilitas kamar mandi dalam, AC, dapur, sama ruang tamu yang gak ada kursinya. Yah lumayan lah buat istirahat.
2 Hari di Belitung cukup buat aku sih jalan-jalan keliling belitung.
Hari Pertama :
Sewa Mobil 200rb/ hari (pake sopir)
Bensin 100/hari , jadi 2 hari Rp. 200rb
kalian udah bisa keliling Kota Belitung, dan Belitung Timur.
1. Di kota belitung, kalian bisa ke danau kaolin. Danaunya sih mirip sama yang ada pangkal pinang. Secara realnya kayak danau biasa tapi cukup instagramable sih buat yang punya kamera oke. 

Danau Kaolin Belitung
2. Ke Belitung Timur, bisa mampir ke manggar. Dimana manggar adalah sebuah kota di belitung dengan tagline terkenal "Kota 1001 warung kopi", jadi tiap pinggir jalan di manggar kalian akan nemuin warung kopi yang murah tapi enak plus pisang goreng yang endess banget. Aku belum pernah nemuin pisang seenak dibelitung. Biasanya klo makan pisang goreng, aku lebih doyan tepung pisangnya yang crispy banget tapi kali ini aku lebih suka buah pisangnya dibanding tepungnya. Mau tau rasanya kaya apa? Yang jelas sih gak blur dan gak kayak di PHP-in. :p
Harga pisang gorengnya murah banget cuma 10ribu dan kopi 6ribu.
 Dateng, dan rasain sendiri deh gimana "feel"nya. You can't trust until you try by your self.

Manggar, Kota 1001 Warung Kopi

3. Dari manggar, bisa langsung ke Gantong. Desa dimana jadi latar dan setting film "Laskar Pelangi".Tujuan pertama "Replika SD Muhammadiyah Gantong". Tiket masuk Rp. 5000,-/orang. Disitu kalian bisa foto-foto ala film laskar pelangi deh plus tambahan feed akun instagram, ya gak sih...
4. Gak jauh dari SD Muhammadiyah Gantong, ada namanya "Rumah Keong". Cuma tempat nongkrong-nongkrong anak muda aja sih, faedahnya mungkin sama kaya taman kota gitu. Cuma yah cukup instagramable. Disini Gratis, gak bayar.


5. Selanjutnya jangan lupa ke "Museum Kata". Tiket masuk Rp. 50rb dapet buku saku plus ilmu dan foto-foto. Buat yang nge-fans sama film laskar pelangi atau penulisnya harus kesini. Kadang Andrea Hirata nya ada di museum jadi bisa minta tangan langsung dari penulis. Sayang, waktu kesana doi baru mendarat di tanjung pandan.

6. Next, kalian bisa ke "Kampung Ahok". Secara Ahok memang dulunya walikota Gantong. Di Kampung Ahok kalian bisa foto-foto. Kampung Ahok isinya sih kaya kafetaria gitu sama jualan-jualan merchandise tentang Ahok. Disini Gratisss.

kafetaria di Kampung Ahok
Hari Pertama kalian udah dapet 6 tempat, malemnya bisa balik ke kota buat nongkrong di kafe Belitung. Favorit aku sama temen sih di "Kong Djie". Khasnya di belitung kayaknya ngopi plus pisang goreng deh. Makaan disini juga wifi nya kenceng dan harga murah. Itu yang penting buat backpacker-an. Hahaha

Next, Hari ke-2
Lanjuuuut ke Pulau. Jadi ini butuh waktu 45 menit lah ya dari kota. Bensin masih cukup diisi yang kemarin. The first thing you do di Tanjung Kelayang adalah tawar menawar sewa Boot. Kisaran sih 400rb -500rb untuk 5 orang, tergantung kalian bisa negonya berapa. Kemarin kita dikasih Rp. 460rb.
Bisa buat keliling ke 4 pulau ; Pulau Garuda, Pulau Lengkuas, Pulau Kepayang, Pulau Kelayang dan Pasir timbul kalo lagi hoki pasirnya beneran timbul.
1. Di Pulau Garuda, kalian gak turun. Cuma foto-foto dari boot. Gak tau sih alasannya apa mungkin karena kami kesana pas musim ujan air nya lagi pasang kali ya. Dibilang pulau garuda karena batuannya mirip sama kepala burung garuda.
2. Pulau Lengkuas, ini pasti yang ditunggu-tunggu. Salah satu icon favorit pantai di belitung adalah mercusuarnya. Sayangnya sekarang bisa dinaikkin cuma sampe lantai 3, gak sampe atas.
Selain itu, kalo kalian mau ikutan ngelepasin anak penyu bisa banget disini. Tapi bayar men, 1 anak penyu Rp 50rb. Plus kalian bisa videoin juga. Spot foto cantik banyak disini. Apalagi batu granitnya kece badaai...
Icon pulau lengkuas





































Gimana view nya?



3. Pulau Kepayang, yang ini MasyaAllah keren banget. All i see is "blue". Mirip Maldive, gak kalah deh Indonesia sama luar negri.  Biasanya kalian bakalan diajak makan di pulau kepayang karena cuma di pulau ini ada tempat makannya. Dari Tour kita gak rekomen makan disini karena aga sedikit mahal untuk para backpackeran. Sekali paket makan biasa bisa Rp. 75rb. Jadi disini kami cuma makan ubi goreng dan pisang goreng plus ngopi/nge-teh. Pisangnya jauh enakan di manggar kemarin yang cuma 10rb. Harga disini 2kali lipatnya deh. Tapi view nya pas makan itu, MasyaAllah banget dah.











Karena boot kita mogok, dan perut udah laper kami memutuskan untuk gak ke pulau kelayang. langsung cus makan seafood di daerah kelayang beach hotel, gak jauh dari dermaga. Disitu, menunya seafoodnya enak dan harganya worth it sih. Apalagi pas perut laper banget.
4. Lanjut dari pulau, kita cuss ke pantai Laskar Pelangi. Kayanya pantai ini dikasih nama laskar pelangi karena pernah dipake syuting film itu deh.  Disini juga gak bayar. Pemandangannya lumayan keren, masih dengan ciri khas batuan granit. Jangan lupa foto!

So, Total 2 hari adalah
1. Sewa mobil 2 hari (plus sopir) Rp. 400rb
2. Bensin 2 hari Rp. 200rb
3. Sewa boot Rp. 460rb
4. Tiket masuk Musuem Kata Rp. 50rb
5. Tiket masuk SD Muhammadiyah Gantong Rp. 5rb
6. Sewa kos-an 2malem Rp. 200rb  (kos-annya lupa difoto)
(FYI, harga ini waktu aku trip Feb 2019 yah)

Kira-kira gambarannya ini aja yah. Yang penting lebih seru klo ramean kesini biar patungannya lebih murah lagi men. Untuk biaya makan gak termasuk ya.... apalagi oleh-oleh... hehe
oh iya jangan lupa mampir ke "Mie Atep Belitung" harganya 22rb (itu udah plus air mineral), klo menurut aku sih lebih enak dari mie koba. (Asumsi yaaah,,,, pendapat kalian boleh beda)
Semoga bisa memberikan gambaran selama di belitung yah.
Selamat jalan-jalan and enjoy Belitung!


Regards,
F.A






CEGAH KERUGIAN DENGAN ASURANSI KENDARAAN

S eiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia yang berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah kendaraan,...